Produsen

Apapun sumber daya yang kita miliki, keahlian, bahan baku, bahkan modal, tidak ada artinya jika anda tidak memiliki akses pasar. Sementara di sisi lain perkembangan teknologi internet telah mendobrak batas sehingga menjual produk di pasar global – ke seluruh dunia – bukan lagi persoalan sulit.

Masalah intinya adalah mengembangkan kemampuan dan infrastruktur untuk menembus pasar global dengan memanfaatkan media internet bukanlah hal yang mudah, terutama jika kita juga dihadapkan pada tuntutan untuk terus mengembangkan produk agar tetap kompetitif, sehingga produsen kemudian mungkin akan berhadapan dengan pilihan, mengembangkan produk tapi tidak dapat memperluas pasar atau mengembangkan kompetensi untuk dapat menembus pasar global tapi membiarkan produk menjadi ketinggalan jaman dan tidak kompetitif lagi.

Sama seperti mekanisme tradisonal, pemasaran dan penjualan melalui media internet juga membutuhkan jaringan. Kita tentu melihat bagaimana produsen masarkan produknya melalui ribuan outlet mulai dari supermarket sampai kios di pasar tradisional dan warung di desa terpencil. Berapa luaskah jangkauan produsen tersebut jika hanya menjual produknya di sebuah toko yang terletak di depan pabrik mereka?

Jadi bahkan ketika produsen sanggup mengembangkan pengetahuan dan infrastruktur pemasaran online sendiri tanpa megorbankan pengembangan produk, bekerjasama dengan sebanyak mungkin pebisnis online lain tetap sangat diperlukan, seperti halnya produsen yang mengirim produknya ke supermarket meskipun mereka memiliki outlet penjualan sendiri.