Online Marketer

Online marketer secara terus menerus meningkatkan pengetahuan dan efektivitas infrastruktur online marketing mereka untuk mencapai bahkan ceruk yang paling spesifik di pasar global dengan berbagai strategi, metode, dan instrumen. Tetapi umunya tidak memiliki produk sendiri untuk dipasarkan.

Efektivitas media internet untuk menembus pasar global bukan lagi hal yang perlu diperdebatkan dan disanalah kompetensi inti online marketer. Dengan keahlian yang dimilikinya mereka mampu menentukan metoda dan instrumen yang tepat bahkan untuk mencapai ceruk pasar yang paling spesifik sekalipun.

Meskupun internet dapat mencapai seluruh pelosok dunia dengan mudah, masing-masing segmen dan ceruk pasar memerlukan metoda dan instrumen yang sesuai. Bahkan ketika instrumen yang ada dinilai tidak sesuai untuk enembus segmen tertentu, mereka sanggup mengembangkan instrumen baru yang sesuai.

Persoalannya intinya adalah karena fungsinya yang menyerupai supermarket, pebisnis online umumnya tidak menguasai produk. Pengembangan produk dan manajemen produksi bukanlah kompetensi mereka. Karena itu mereka perlu bekerjasama dengan produsen. Beberapa yang beruntung dapat menemukan partner untuk bekerjasama. Sisanya hanya berkutat menjual jasa kepada produsen yang ingin membangun infrastruktur online marketing sendiri dengan menjual jasa pembuatan website dan SEO.

Kedengarannya memang ironis … sama seperti supermarket yang alih-alih menjualkan produk yang dipasok produsen malah menawarkan jasa membangun toko untuk produsen.