<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Online Business 123</title>
	<atom:link href="http://commerzplus.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://commerzplus.com</link>
	<description>Platform Teknologi Untuk Menembus Pasar Global</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jul 2010 08:02:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Manfaat untuk Online Marketer</title>
		<link>http://commerzplus.com/manfaat-online-marketer/</link>
		<comments>http://commerzplus.com/manfaat-online-marketer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 06:58:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fitur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commerzplus.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa kebanyakan online marketer &#8211; mereka yang mempunyai keahlian online marketing &#8211; lebih banyak yang memilih untuk menjual jasa membuat website dan SEO bagi produsen yang ingin membangun infrastruktur online marketing sendiri? Apakah karena cara tersebut lebih mudah dilaksanakan? Apakah cara tersebut lebih banyak mendatangkan uang? Ternyata jawabannya TIDAK. Silahkan anda simak berbagai pengalaman mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengapa kebanyakan online marketer &#8211; mereka yang mempunyai keahlian online marketing &#8211; lebih banyak yang memilih untuk menjual jasa membuat website dan SEO bagi produsen yang ingin membangun infrastruktur online marketing sendiri? Apakah karena cara tersebut lebih mudah dilaksanakan? Apakah cara tersebut lebih banyak mendatangkan uang?</p>
<p>Ternyata jawabannya TIDAK. Silahkan anda simak berbagai pengalaman mereka yang sungguh-sungguh menjadi pemasar. Alih-alih mejual jasa mereka dengan membangunkan supermarket untuk orang lain, mereka memilih untuk membangun supermarket sendiri yang dipergunakan untuk menjual produk orang lain. Supermarket disini adalah analogi saya untuk website. Dari sanalah mereka mendapatkan komisi. Semakin terasah kemampuan mereka mengalirkan pembeli, semakin besar komisi yang mereka dapatkan, dan supermarket yang semakin besar dan semakin menguntungkan itu tetap menjadi milik mereka.</p>
<p>Mengapa online marketer lebih memilih cara yang (maaf) bodoh seperti itu? Karena mereka tidak melihat adanya cara lain, mereka tidak mengetahui adanya cara lain, mereka tidak mengetahui bagaimana menempuh cara lain yang sesungguhnya jauh lebih menguntungkan. Mengapa? Karena banyak komponen merupakan hal yang sama sekali berada di luar kompetensi inti mereka.</p>
<p>Bagaimana mengidentifikasi dan memilih produk untuk dipasarkan?<br />
Bagaimana mengidentifikasi dan memilih produsen yang menghasilkan produk berkualitas, cepat, tepat waktu, dan murah?<br />
Bagaimana melobby produsen agar mau bekerjasama menjadi pemasok toko online tanpa harus membeli stok?<br />
Bagaimana menentukan harga penjualan yang ideal?<br />
Bagaimana mengontrol kualitas barang yang kita pasarkan?<br />
Bagaimana kita bisa membangun product knowledge dari produk yang tidak kita hasilkan sendiri?<br />
Bagaimana kita melakukan negosiasi penjualan?<br />
Bagaimana kita mengurus pembayaran?<br />
Bagaimana kita mengirimkan barang sampai ke tangan pembeli dengan selamat?<br />
Bagailana kalau ada complain?</p>
<p>Dan ada banyak bagaimana lainnya yang selama ini hanya bisa dijawab bila produsen yang bersangkutan memasarkan sendiri produk yang dihasilkannya.</p>
<p>Disinilah CommerzPlus berfungsi sebagai jembatan yang mengubungkan online marketer dengan produsen. Online marketer cukup tetap memfokuskan konsentrasi mereka pada kompetisi intinya saja, online marketing, sementara hal-lain yang berurusan dengan produk dan penjualan tetap berada di tangan orang yang paling berkompeten, produsennya sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commerzplus.com/manfaat-online-marketer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manfaat untuk Produsen</title>
		<link>http://commerzplus.com/produsen/</link>
		<comments>http://commerzplus.com/produsen/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 06:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fitur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://commerzplus.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Pemanfaatan media internet untuk menembus pasar global sudah bukan rahasia lagi. Berapa besar peningkatan penjualan bisa kita peroleh dengan menembus pasar global sudah banyak riset yang menujukan hasilnya. Tapi mengapa banyak produsen yang masih tetap saja berkutat dengan pemasaran tradisional yang cakupannya sangat sempit sementara untuk memperluas cakupan biayanya sangat mahal dan resikonya sangat besar? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemanfaatan media internet untuk menembus pasar global sudah bukan rahasia lagi. Berapa besar peningkatan penjualan bisa kita peroleh dengan menembus pasar global sudah banyak riset yang menujukan hasilnya. Tapi mengapa banyak produsen yang masih tetap saja berkutat dengan pemasaran tradisional yang cakupannya sangat sempit sementara untuk memperluas cakupan biayanya sangat mahal dan resikonya sangat besar?</p>
<p>Untuk pemasaran pelaku UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) hanya mengandalkan menjajakan di depan rumah dimana mereka berproduksi, di pasar terdekat, di jajakan berkeliling, atau yang cukup agresif berkeliling menitipkan di warung-warung atau toko-toko. Pengusaha besar rela merogoh kantong dalam-dalam untuk menyebar iklan bukan hanya di berbagai media nasional tapi juga media lokal di setiap daerah.</p>
<p>Untuk penjualan UMKM hanya memasarkan produk di lingkungan sekitarnya saja, dimana biaya distribusi bisa terjangkau. Perusahaan besar membangun jaringan distribusi yang berbiaya dan beresiko tinggi dengan melibatkan armada pengangkutan, gudang di berbagai daerah, bahkan fasilitas produksi yang terdistribusi.</p>
<p>Mengapa mereka memilih untuk terkurung di dalam lingkungan kecil karena terbentur biaya atau memilih mengalirkan dana dalam jumlah besar untuk memperluas jangkauan? Lagi-lagi &#8230; apakah mereka terlalu (maaf) bodoh? Tentu tidak. Tapi cara efektif memanfaatkan teknologi internet untuk menembus pasar global bukan sesuatu yang mereka kuasai.</p>
<p>Bagaimana memilih server?<br />
Bagaimana memilih platform?<br />
Bagaimana mengelola server hosting?<br />
Bagaimana membangun website yang menarik bagi pembeli sekaligus menarik search engine?<br />
Bagaimana memilih target keyword yang mengalirkan pengunjung berkualitas?<br />
Bagaimana mendongkrak ranking di keyword yang sudah dipilih?<br />
Bagaimana membuat pengunjung yang datang mau membeli?</p>
<p>Banyak bagaimana-bagaimana lain yang membuat mereka lebih memilih untuk tetap mengandalkan metode tradisional yang sangat mereka kuasai karena telah dilaksanakan berpuluh-puluh tahun. Dapat difahami karena resiko kegagalan menerapkan konsep baru juga tidak kecil. Apakah mereka juga menyadari &#8220;resiko&#8221; hilangnya potensi karena tidak mau berinovasi?</p>
<p>CommerzPlus menjembatani produsen dan online marketer yang memiliki keahlian di bidang itu. Pola kerjasama ini memungkinkan produsen menembus pasar global tanpa harus berinvestasi baik waktu, tenaga, maupun dana.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://commerzplus.com/produsen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

